5 Macam Kata yang Sering di “pakai” kalau lagi Bohong

White Lies | White Chameleon5 Kata kalau lagi Bohong – Kebohongan bisa dilakukan siapa saja dan kapan saja asal ada kesempatan, waspada lah waspada lah, haha seperti bang napi aja . Termasuk oleh Anda dan pasangan, atau teman dan rekan kerja, meskipun hubungan berjalan baik.

Terkadang, kita juga suka berasalan bahwa kebohongan terpaksa dilakukan agar tidak menyakiti orang lain. Namun, Anda tentu harus waspada jika kebohongan mulai dijadikan kebiasaan dan juga menjadi bagian dari hobi anda . Biasanya kata-kata yang sering di pakai kalau lagi bohong pasti itu-itu aja, mau tau ? mau tau gak ?

Yak menurut Ahli pendeteksi kebohongan Janine Driver, yang juga penulis buku You Can’t Lie to Me mengungkapkan kata-kata yang bisa mengindikasikan seseorang berbohong. Tak salah jika Anda jadikan acuan, saat curiga dengan seseorang tapi jangan terlalu parno yah.

1. “Meninggalkan”
Terkadang “meninggalkan” dianggap sebagai menggambarkan situasi. Namun, pada beberapa situasi, ini bisa menjadi penanda kebohongan. Biasa di gunakan untuk mendramatisir keadaan untuk membuat seseorang lebih percaya.

2. “Tidak pernah”
Hal besar yang harus diwaspadai adalah ketika seseorang mengatakan “tidak pernah”. Padahal, sebenarnya bisa bilang “tidak”. Ini pertanda ia melakukan secara berlebihan untuk menutupi sesuatu. Misalnya, “Apakah kamu masih berhubungan dengan mantan kekasih? dan dia berkata, “Tidak pernah”.

Biasanya orang lebih cenderung melakukan penekanan di kata “tidak pernah” yang berarti kebalikannya yaitu “sering sekali”

3. “Omong-omong…”
Pembohong, yang biasa berbohong sering sekali menggunakan frase ini untuk meminimalisasi kesan penting dari yang akan ia lontarkan selanjutnya. Jadi, perhatikan baik-baik ceritanya setelah ia berkata “omong-omong..”, biasanya terdapat hal yang penting tapi dia ingin anda menangkap kata-katanya itu menjadi tidak penting, biasanya sering di lakukan kalau lagi meng “observasi” seseorang .

4. “Tetapi”
Pembohong biasanya mencoba untuk mengecilkan apa yang mereka katakan dengan kata ini. Jadi, perhatikan ketika ia mengatakan sesuatu seperti, “Aku tahu ini akan terdengar aneh, tapi …” atau “Aku tahu kau pikir aku berbohong, tapi … ”

5. “Mengapa aku melakukan itu?”
Ini adalah kalimat favorit pembohong, sehingga mereka bisa mengubah situasi jadi dramatis secara cepat. Kadang juga mereka melontarkan, “Kamu pikir aku orang seperti apa?” atau “Kamu mengira aku berbohong”. Ini dilakukannya agar ia terkesan berada pada posisi yang disudutkan. Sehingga anda merasa bersalah setelah mengira dia seperti itu . Tujuannya agar dia tidak di curigai bahwa dia telah melakukan perbuatan yang seperti itu .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s